SALAH DIMATA HAMBA TUHAN YANG SATU INI
Entah bagaimana sudah terlalu lama
jadi cibiran Di bibir ibu-ibu tetangga
Lucu sekali, aku tertawa di atas penderitaan jiwa yang membara.
Halnya semakin sulit dan menegangkan. Titik titik penghabisan sudah terkerahkan seluruhnya.
Apa yang salah?
Sudah terlalu lama hingga lupa akan jati diri.
Siapa sebenarnya jiwa yang mendiami raga Bagian kecil dari sakit hati ini?
Sudah terlalu lama begini, lain kali terserah waktu yang datang
Cerita kesulitan dan jeritan derita, apa hal menjadi sulit pada awalnya mudah.
yang Hina saja jam yang berputar, karena menambah beban kehidupan.
Hari semakin larut dan kelopak mata tak kunjung terpejam. Dengar....
Semua yang ada terlihat tak tentu di dalamnya sama.
Tak seindah kata-kata, karena hanya bohong

Tidak ada komentar:
Posting Komentar